Praktik Kerja Lapangan

Landasan Hukum | Tata Tertib

Peluang kerja yang ditawarkan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) kepada calon tenaga kerja tingkat menengah yang memiliki kualitas tertentu menjadi salah satu inspirasi bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mensinkronkan keompetensi setiap siswa agar setamat SMK memiliki mutu kompetensi sesuai bidang keahliannya yang dibutuhkan oleh DU/DI. Untuk menghasilkan tamatan yang bermutu memang banyak hal yang harus dipenuhi oleh SMK diantaranya adalah terpenuhinya standar minimal pendidikan yang tertuang dalam 8 standar nasional pendidikan antara lain (1) Standar Isi; (2) Standar Proses; (3) Standar Kompetensi Lulusan; (4) Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan; (5) Standar Sarana dan Prasarana; (6) Standar Pengelolaan; (7) Standar Pembiayaan; dan (8) Standar Penilaian Pendidikan.

Pada SMK, selain harus memenuhi 8 standar, juga sesuai dengan Keputusan Mendikbud No. 080/U 1993 tentang Kurikulum SMK yang menyatakan bahwa “Penyelenggaraan Pendidikan dilaksanakan melalui dua jalur yaitu Pendidikan Sekolah dan Jalur Pendidikan di Luar Sekolah” Sekolah wajib menyelenggarakan pendidikan di luar sekolah yaitu melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin). Prakerin merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan atas kerja sama sekolah dengan DU/DI dengan harapan siswa SMK dapat memiliki pengalaman dunia kerja yang dapat diterapkan pada saat menjadi tenaga kerja yang sesungguhnya setamat SMK. Saat ini kegiatan Prakerin ini diwujudkan dengan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebuah nama baru sesuai dengan ketentuan dalam penerapan Kurikulum 2013. Agar pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan dapat dilaksanakan dengan baik maka sekolah memandang perlu untuk memberikan panduan kepada siswa dan pembimbing.

Jakarta, Juli 2017
Kepala SMK Negeri 8 Jakarta

 

Dra. Valentina Purnama Dewi, M.Si
NIP. 196407051988032010